Warga Kalteng Wajib Bangga! Pertumbuhan Ekonomi Kita Tertinggi se-Kalimantan

Dok : istock

kaltengpedia.com – Perekonomian Pulau Kalimantan mencatat pertumbuhan solid sebesar 4,70% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal III/2025. Dari lima provinsi di Kalimantan, Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi, mencapai 5,36%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur, Yusniar Juliana, menjelaskan bahwa seluruh provinsi di Kalimantan mengalami pertumbuhan positif meski dengan dinamika yang berbeda-beda.

“Provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Kalimantan adalah Kalimantan Tengah dengan pertumbuhan sebesar 5,36%,” ujar Yusniar dalam keterangan resminya, Kamis (6/11/2025).

Bacaan Lainnya

Kaltim Masih Jadi Penggerak Utama Ekonomi Kalimantan

Secara kontribusi terhadap nilai tambah regional, Kalimantan Timur (Kaltim) masih menjadi jangkar ekonomi Kalimantan dengan porsi 45,61%.
Kalimantan Barat berada di posisi kedua dengan 17,29%, disusul Kalimantan Selatan (16,47%), Kalimantan Tengah (12,48%), dan Kalimantan Utara (8,16%).

Meskipun menjadi penyumbang terbesar, pertumbuhan ekonomi Kaltim pada kuartal III/2025 tercatat melambat menjadi 4,26%, terendah di antara lima provinsi. Perlambatan ini terutama disebabkan oleh kontraksi sektor pertambangan dan penggalian sebesar 0,22%, sektor yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Kaltim dengan kontribusi 33,19%.

Pergeseran Dinamika Ekonomi Kalimantan

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi tahunan (yoy) provinsi lain menunjukkan tren positif:

  • Kalimantan Tengah: 5,36%

  • Kalimantan Barat: 5,31%

  • Kalimantan Selatan: 5,19%

  • Kalimantan Utara: 4,61%

  • Kalimantan Timur: 4,26%

Dalam pertumbuhan kuartalan (quarter-to-quarter/qtq), Kalimantan Selatan mencatat ekspansi tertinggi sebesar 3,23%, diikuti Kalimantan Utara (2,17%) dan Kalimantan Tengah (1,60%).
Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur tumbuh lebih moderat, masing-masing 1,26% dan 0,88%.

Pola ini menunjukkan adanya pergeseran dinamika ekonomi regional, di mana provinsi yang sebelumnya berada di bawah dominasi Kaltim kini mulai menunjukkan percepatan kinerja ekonomi.

Transformasi Ekonomi Kaltim: Dari Tambang ke Industri

Meski pertumbuhannya melambat, Kaltim tengah melakukan transformasi struktural ekonomi.
Sektor industri pengolahan tumbuh 13,96% secara tahunan, menandai pergeseran dari ekonomi berbasis ekstraktif menuju manufaktur.
Selain itu, sektor akomodasi dan makan minum meningkat 12,32%, serta administrasi pemerintahan naik 12,97%.

Namun, beberapa sektor masih mengalami tekanan, di antaranya:

  • Konstruksi: turun 1,40%

  • Jasa keuangan: turun 6,13%

  • Pertambangan dan penggalian: minus 0,22%

Konsumsi dan Ekspor Masih Jadi Penopang

Dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa menjadi penggerak utama ekonomi Kaltim, tumbuh 5,73% dan berkontribusi 115,28% terhadap struktur PDRB. Komponen net ekspor memberikan andil terbesar terhadap pertumbuhan, yakni 2,87%.

Selain itu, pengeluaran konsumsi rumah tangga tumbuh 4,53%, mencerminkan daya beli masyarakat yang masih terjaga.
Sedangkan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) meningkat 2,54%, menandakan investasi tetap berjalan meski tidak seagresif sebelumnya.

Kalimantan Tengah Semakin Percaya Diri

Dengan pertumbuhan tertinggi di Pulau Kalimantan, Kalimantan Tengah menunjukkan kinerja ekonomi yang semakin kokoh. Peningkatan di sektor industri pengolahan, pertanian, dan jasa pemerintahan menjadi pendorong utama pertumbuhan di provinsi ini.

Secara kumulatif hingga kuartal III/2025, ekonomi Pulau Kalimantan tumbuh 4,66%, dengan Kaltim mencatat pertumbuhan 4,35%.

Pos terkait