kaltengpedia.com – Pemerintah Kabupaten Sukamara melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyiapkan lahan seluas 962 hektare untuk menyukseskan Program Cetak Sawah yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp27 miliar.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sukamara, Dwi Harsini, mengatakan pihaknya semula mengusulkan 1.000 hektare. Namun setelah dilakukan survei investigasi desain (SID), luas yang layak hanya 962 hektare.
“Dengan luasan lahan tersebut sebenarnya sudah sangat maksimal yang dapat dilaksanakan di wilayah setempat, mengingat minimnya jumlah lahan yang dapat digunakan untuk pertanian,” ujar Dwi di Sukamara, Jumat (26/9).
Adapun lahan yang sesuai untuk program cetak sawah berada di beberapa titik, yakni di Kecamatan Pantai Lunci Desa Sungai Pasir seluas 350 hektare, di Kecamatan Kuala Jelai Desa Pulau Nibung 90 hektare, serta di Desa Sungai Baru seluas 522 hektare.
“Lahan di Desa Sungai Baru dan Pulau Nibung itu, sekitar 290 hektare akan digabungkan dengan rencana transmigrasi,” jelasnya.
Dwi menuturkan, untuk mendukung program tersebut pemerintah juga menyiapkan anggaran pengadaan alat pertanian sebesar Rp3,1 miliar untuk setiap 200 hektare. Pengelolaan lahan akan dilakukan melalui Brigade Pangan yang dibentuk di tiap blok 200 hektare.
Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya terkait minimnya minat generasi muda di daerah pesisir terhadap sektor pertanian.
“Kami berharap program ini dapat sukses dan berjalan dengan baik. Tapi tantangan terbesar adalah bagaimana menumbuhkan kembali minat anak-anak muda untuk terjun di bidang pertanian,” pungkasnya.






















