Kaltengpedia – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Kodam XXII/Tambun Bungai (TB) resmi memperkuat sinergi melalui penandatanganan Nota Kesepakatan Hibah Pembangunan Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) XXII/TB. Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin serta para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng.
Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Darat guna mendukung stabilitas keamanan wilayah sekaligus mempercepat pembangunan daerah. Pemerintah menilai keberadaan Rindam memiliki peran penting dalam mendukung sistem pertahanan negara dan pembinaan sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa pembangunan Rindam XXII/TB bukan hanya berkaitan dengan kebutuhan pertahanan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah. Keberadaan pusat pendidikan militer tersebut diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan aktivitas masyarakat, hingga pembukaan peluang usaha baru di sekitar kawasan pembangunan.
Gubernur juga berharap nota kesepakatan yang telah ditandatangani dapat segera ditindaklanjuti secara konkret, terukur, dan berkelanjutan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan TNI menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas daerah di tengah berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan Pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah terhadap pembangunan fasilitas pendidikan militer tersebut. Ia menilai dukungan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun pertahanan wilayah yang kuat sekaligus meningkatkan kualitas generasi muda daerah.
Melalui penandatanganan nota kesepakatan ini, pembangunan Rindam XXII/Tambun Bungai diharapkan dapat segera direalisasikan secara bertahap sehingga mampu memperkuat sistem pertahanan, meningkatkan sinergi lintas sektor, dan mendukung percepatan pembangunan Kalimantan Tengah secara berkelanjutan. (Yd/Kalped)






















