Dinkes Palangka Raya Bergerak Saat Kabut Asap Menebal, 2.500 Masker Disalurkan

Dok : MMC Kota Palangka Raya

kaltengpedia.com – Palangka Raya – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Palangka Raya membuat Pemerintah Kota Palangka Raya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kesehatan masyarakat.

Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mengambil langkah perlindungan dengan membagikan sebanyak 2.500 masker gratis kepada masyarakat yang melintas di kawasan Bundaran Besar, Selasa (18/8/2026) pagi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan pembagian masker merupakan respons pemerintah terhadap kondisi udara yang memburuk akibat kabut asap.

Bacaan Lainnya

“Kami dari Dinas Kesehatan membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di kawasan Bundaran Besar,” ujar Riduan.

Menurutnya, pembagian masker tidak berhenti di satu lokasi. Dinas Kesehatan berencana memindahkan titik pembagian secara bergiliran agar perlindungan dapat menjangkau masyarakat di sejumlah kawasan.

“Lokasinya akan kami pindah-pindah. Hari ini pagi kami melaksanakan pembagian di Bundaran Besar. Kemungkinan nanti sore akan dilanjutkan di Bundaran Kecil,” katanya.

Selain pembagian masker, Dinas Kesehatan memberikan perhatian khusus kepada kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap paparan kabut asap. Kelompok tersebut antara lain anak-anak usia sekolah, ibu hamil dan lanjut usia.

Tenaga kesehatan serta fasilitas pelayanan kesehatan di Palangka Raya juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap.

Riduan menjelaskan, paparan asap dapat mengganggu sistem pernapasan. Salah satu gangguan yang perlu diwaspadai adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Paparan asap juga dapat memicu kekambuhan pada masyarakat yang memiliki riwayat asma.

“Yang perlu diwaspadai adalah ISPA. Bagi masyarakat yang memiliki riwayat asma, paparan asap juga dapat memicu kekambuhan. Apabila mengalami keluhan, segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan, Dinas Kesehatan juga menyiapkan dukungan oksigen di fasilitas kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan pernapasan.

Sedikitnya lima tabung oksigen telah disiapkan dan dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan tanpa dipungut biaya. Ketersediaan tersebut menjadi salah satu langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan keluhan gangguan pernapasan.

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah juga diminta menggunakan masker sebagai perlindungan tambahan.

Masyarakat yang mengalami gejala seperti sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya juga diminta tidak menunda pemeriksaan dan segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kesehatan akibat paparan kabut asap sekaligus memastikan pelayanan kesehatan tetap siap menghadapi kondisi kualitas udara yang memburuk di Palangka Raya.

Pos terkait