Penghargaan Bertubi-tubi, Bupati Rizky: Ukuran Kinerja Tetap Manfaat untuk Rakyat

Dok : Istimewa

kaltengpedia.com – Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau mencatat sejumlah capaian melalui berbagai penghargaan yang diterima dalam kurun waktu satu tahun empat bulan terakhir. Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyebut sederet penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kinerja pemerintah daerah, meski bukan menjadi tujuan utama pembangunan.

Hal itu disampaikan Rizky saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Lamandau, Senin (3/8/2026). Ia memaparkan sejumlah penghargaan yang diterima pemerintah daerah di berbagai bidang, mulai dari infrastruktur, kesehatan, tata kelola pemerintahan hingga pengembangan ekonomi.

Di bidang infrastruktur, Kabupaten Lamandau meraih Sutami Award 2025 sebagai kabupaten terbaik tingkat nasional dalam penyelenggaraan jalan. Penghargaan tersebut menjadi salah satu capaian yang disebut Rizky dalam evaluasi kinerja pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

Pada sektor kesehatan, Lamandau menerima Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 sebagai bentuk pengakuan atas upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Sementara dalam pengelolaan keuangan daerah, Pemkab Lamandau kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut.

Lamandau juga meraih National Governance Awards 2026 dalam kategori Top Regency in Local Economy Growth and Creative Financing. Selain itu, pemerintah daerah memperoleh penghargaan regional Kalimantan atas capaian dalam menekan angka kemiskinan dan mempercepat penurunan stunting.

Di sektor badan usaha milik daerah, Lamandau menerima Top Pembina BUMD 2026 atas pembinaan terhadap perusahaan daerah agar semakin profesional dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan.

Rizky juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Lamandau setelah dirinya menerima Indonesia Golden Awards 2026 sebagai The Best Regent 2026. Menurutnya, capaian tersebut tidak dapat dilepaskan dari kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

“Penghargaan tersebut saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau, karena setiap keberhasilan yang kita raih adalah hasil kerja bersama,” ujar Rizky.

Meski demikian, ia menegaskan penghargaan tidak boleh menjadi orientasi utama pemerintah dalam menjalankan pembangunan. Menurutnya, penghargaan seharusnya menjadi pemacu untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja pemerintah.

“Penghargaan hanyalah penyemangat untuk terus bekerja lebih baik. Yang terpenting adalah bagaimana pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Lamandau,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menempatkan manfaat pembangunan bagi masyarakat sebagai ukuran utama kinerja pemerintah daerah. Dengan demikian, berbagai penghargaan yang diterima diharapkan tidak berhenti sebagai capaian administratif, tetapi dapat menjadi dorongan untuk memperkuat pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, kesehatan, pengelolaan keuangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Lamandau.

Pos terkait