BPBD Catat 2.037 Titik Panas di Barito Selatan, Agustus Jadi Periode Tertinggi

Dok : Antara Kalteng News

Kaltengpedia.com – Buntok, 31 Agustus 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, mencatat sebanyak 2.037 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah tersebut sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Kepala BPBD Barito Selatan Agus In’yulius mengatakan ribuan titik panas tersebut tersebar di enam kecamatan, dengan jumlah tertinggi berada di Kecamatan Dusun Hilir.

“Jumlah hotspot tersebut tersebar di enam kecamatan di daerah ini,” kata Agus di Buntok, Senin.

Berdasarkan data BPBD, Kecamatan Dusun Hilir menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 877 titik, disusul Dusun Selatan sebanyak 478 titik dan Jenamas sebanyak 357 titik.

Selanjutnya, titik panas di Kecamatan Dusun Utara tercatat sebanyak 121 titik, Gunung Bintang Awai sebanyak 108 titik, dan Karau Kuala sebanyak 96 titik.

Agus mengatakan peningkatan aktivitas titik panas paling signifikan terjadi pada Agustus 2026. Dari total 2.037 titik panas yang tercatat selama Januari hingga Agustus, sebanyak 1.938 titik atau sekitar 95 persen terdeteksi pada Agustus.

“Agustus menjadi periode dengan jumlah hotspot paling tinggi,” ujarnya.

Tingginya jumlah titik panas tersebut menjadi perhatian BPBD karena berpotensi meningkatkan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan yang memiliki kondisi rawan terbakar.

BPBD Barito Selatan bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah wilayah yang terdeteksi memiliki aktivitas titik panas untuk mencegah meluasnya kebakaran.

Menurut Agus, kondisi tersebut membutuhkan kewaspadaan seluruh pihak karena penanganan karhutla tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan masyarakat serta berbagai unsur di lapangan.

Pos terkait