Jeriken Bensin Ditemukan di Titik Karhutla Pulang Pisau, Bupati Duga Ada Unsur Kesengajaan

Dok : Istimewa

Kaltengpedia.com – PULANG PISAU — Dugaan adanya pembakaran lahan secara sengaja mencuat di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Indikasi tersebut muncul setelah Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i bersama petugas pemadam menemukan sejumlah jeriken berisi bensin di sekitar lokasi titik api saat melakukan patroli karhutla di ruas Jalan Trans Kalimantan, Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir, Senin (31/8/2026) malam.

Temuan itu didapati ketika tim menyisir sejumlah titik yang terbakar. Dalam dokumentasi patroli, beberapa jeriken berisi bahan bakar terlihat berada di area yang mengalami kebakaran.

Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i mengatakan keberadaan jeriken berisi bahan bakar di sejumlah titik yang terbakar menjadi indikasi yang perlu ditindaklanjuti.

“Ini menjadi temuan kita di lapangan. Ada jeriken yang berisi bahan bakar dan ditemukan di beberapa titik yang terbakar. Ini mengindikasikan adanya kesengajaan dalam pembakaran lahan,” kata Rifa’i, Selasa (1/9/2026).

Ia menyayangkan jika di tengah upaya petugas memadamkan karhutla masih ada pihak yang justru diduga memicu munculnya titik api baru.

Menurutnya, pembakaran secara sengaja tidak hanya memperluas kebakaran, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan warga serta memperburuk kualitas udara akibat asap karhutla.

“Di saat Satgas Karhutla sedang berjuang memadamkan api dan masyarakat kita berjuang menghadapi asap, jangan ada pihak yang justru sengaja menambah titik api. Ini sangat merugikan dan membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga berharap temuan tersebut segera ditindaklanjuti aparat penegak hukum. Ia meminta pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pembakaran tersebut dapat segera ditemukan dan diproses sesuai ketentuan hukum.

“Kami berharap pelakunya bisa segera ditemukan dan diproses sesuai ketentuan hukum. Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang dan semakin memperparah kondisi karhutla di Pulang Pisau,” tegasnya.

Hingga kini, temuan jeriken tersebut menjadi salah satu indikasi yang perlu didalami untuk memastikan penyebab munculnya titik api di kawasan tersebut. Belum ada pihak yang ditetapkan sebagai pelaku dalam kasus ini.

Pemerintah juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi karhutla dan kabut asap yang masih mengancam sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran.

Pos terkait