Gubernur Agustiar Kirim 200 Paket Bubur dan Telur untuk Pejuang Karhutla Barito Timur

Dok : Istimewa

Kaltengpedia.com – TAMIANG LAYANG – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengirim dukungan untuk para petugas yang menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Timur.

Agustiar memberikan bantuan konsumsi kepada personel yang bertugas di Posko Terpadu Gabungan Penanganan Karhutla Barito Timur.

Bantuan itu terdiri dari 200 paket bubur kacang hijau dan 200 butir telur rebus.

Agustiar mengirim bantuan tersebut pada Minggu, 6 September 2026. Tim menyalurkan makanan melalui Catering Murakata Tamiang Layang.

Kepala Pelaksana BPBD Damkar Barito Timur, Ahmad Gazali, menerima bantuan tersebut di Posko Karhutla.

Bantuan makanan itu menjadi bentuk dukungan bagi petugas yang terus berjaga di tengah ancaman karhutla.

Para personel harus menjalankan tugas pemadaman dan pengendalian api di sejumlah titik. Kondisi tersebut membuat kebutuhan energi dan stamina menjadi hal penting bagi petugas di lapangan.

Ahmad Gazali menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalteng atas perhatian tersebut.

Menurutnya, bantuan bubur kacang hijau dan telur rebus sangat membantu petugas. Makanan itu dapat menambah asupan energi selama mereka menjalankan tugas.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Kalimantan Tengah atas bantuan dan perhatiannya kepada petugas yang sedang melaksanakan tugas penanganan karhutla,” ujar Ahmad Gazali.

Ia berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir. Sinergi tersebut penting untuk memperkuat penanganan karhutla di Barito Timur.

Bantuan tersebut kemudian dibagikan kepada personel yang tergabung dalam Posko Terpadu Gabungan Penanganan Karhutla Barito Timur Tahun 2026.

Para petugas tetap siaga menghadapi ancaman karhutla. Dukungan kebutuhan dasar seperti makanan menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga stamina mereka selama bertugas.

Gubernur Kalteng melalui bantuan tersebut menunjukkan perhatian kepada petugas yang berada di garis depan penanganan karhutla.

Penanganan karhutla sendiri membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, petugas lapangan, aparat, relawan, dan masyarakat harus terus memperkuat koordinasi untuk mencegah meluasnya kebakaran.

 

Pos terkait