kaltengpedia.com – Palangka Raya – Aksi Rudiansyah, seorang remaja asal Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang ikut membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan mengenakan kostum Superman mendapat perhatian langsung dari Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.
Saat melakukan kunjungan kerja dan peninjauan penanganan Karhutla di kawasan Petuk Katimpun, Palangka Raya, Rabu, Menhut secara khusus berdialog dengan Rudiansyah. Dalam pertemuan tersebut, remaja yang dikenal sebagai “Superman Karhutla” itu menyampaikan keinginannya untuk menjadi polisi hutan.
Keinginan tersebut mendapat respons dari Raja Juli Antoni. Menhut membuka peluang memberikan beasiswa kepada Rudiansyah apabila kelak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Tadi beliau mengatakan ingin menjadi polisi hutan. Saya memberikan peluang kalau nanti mau kuliah, saya akan memberikan beasiswa,” kata Raja Juli Antoni.
Menhut juga menyampaikan salam dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada Rudiansyah. Menurut Raja Juli, keterlibatan remaja tersebut dalam membantu upaya pemadaman Karhutla menunjukkan semangat kepedulian terhadap lingkungan.
“Saya datang ke sini, saya pamit ke Pak Presiden Prabowo Subianto. Pak Prabowo menyampaikan salam kepada Rudiansyah. Ini salah satu contoh anak muda yang luar biasa. Ini superhero, tapi juga menjadi forest hero, pahlawan yang menyelamatkan hutan kita,” ujarnya.
Raja Juli menilai keterlibatan Rudiansyah juga menjadi contoh pentingnya partisipasi masyarakat dalam menghadapi Karhutla. Penanganan kebakaran hutan dan lahan, menurutnya, tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, TNI, Polri, Manggala Agni, BNPB, BPBD dan petugas di lapangan.
Partisipasi masyarakat diperlukan, terutama dalam upaya pencegahan dan penanganan awal agar kebakaran tidak meluas. Semangat gotong royong masyarakat dinilai menjadi kekuatan penting dalam menghadapi ancaman bencana.
Dalam kunjungan tersebut, Menhut juga menyerahkan bantuan sarana pengendalian Karhutla secara simbolis kepada kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA). Bantuan berupa mesin Robin, selang, nozzle, sepatu boot, pakaian pemadam, masker dan sarung tangan itu diharapkan memperkuat kapasitas masyarakat dalam membantu pencegahan serta pemadaman awal Karhutla.





















