Dengan Rekam Jejak Politik Lengkap, Edy Pratowo Dinilai Siap Pimpin Golkar Kalteng

Dok : litbang kaltengpedia

kaltengpedia.com – Nama Edy Pratowo semakin menguat sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah menggantikan posisi H. Ruslan AS. Diduga kuat, dukungan dari elite nasional seperti Bahlil Lahadalia—tokoh muda berpengaruh di Golkar dan Menteri Investasi menambah daya dorong bagi Edy untuk melangkah lebih jauh dalam kontestasi internal partai berlambang beringin ini.

Pria kelahiran Palangka Raya, 9 Desember 1969 ini bukan nama baru dalam panggung politik Kalimantan Tengah. Karir politiknya dimulai sejak tahun 1999 saat ia terpilih sebagai Anggota DPRD Kapuas, dan terus melesat hingga kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Tengah sejak Februari 2021.

Rekam Jejak Politik yang Solid

Edy Pratowo dikenal sebagai sosok politisi yang tumbuh dari bawah. Ia pernah menjadi:

Bacaan Lainnya
  • Anggota DPRD Kapuas (1999–2003)

  • Anggota DPRD Pulang Pisau (2003–2004)

  • Ketua DPRD Pulang Pisau (2004–2008)

  • Wakil Bupati Pulang Pisau (2008–2013)

  • Bupati Pulang Pisau dua periode (2013–2021)

  • Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (2021–sekarang)

Pengalamannya yang kaya di legislatif dan eksekutif menjadikan Edy sebagai figur matang dalam tata kelola pemerintahan dan strategi politik.

Akar Kuat di Golkar dan Organisasi Kepemudaan

Tak hanya di birokrasi, Edy juga punya sejarah panjang dalam struktur organisasi, khususnya Partai Golkar. Ia menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Pulang Pisau (2009–2015) dan aktif di berbagai organisasi strategis seperti KNPI, NU, RAPI, hingga Gerakan Pramuka.

Keaktifannya di AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia) dan struktur Kominda juga menunjukkan Edy adalah tokoh yang membumi dan berjejaring luas di akar rumput maupun elite.

Kabar kuatnya dukungan Bahlil Lahadalia terhadap Edy Pratowo menambah dinamika menarik jelang Musda XI Partai Golkar Kalteng yang dijadwalkan berlangsung 3 Agustus 2025. Bahlil disebut-sebut membawa pengaruh signifikan terhadap keputusan DPP Partai Golkar, terutama terkait regenerasi kepemimpinan daerah.

Dengan latar belakang birokrasi, pengalaman memimpin daerah, serta dukungan dari tokoh nasional dan jaringan organisasi, Edy Pratowo dianggap sebagai figur kompromi yang bisa menyatukan faksi-faksi internal Partai Golkar di Kalteng.

Apabila terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah, Edy dinilai akan mampu memimpin konsolidasi partai menjelang Pilkada 2030, sekaligus mempersiapkan regenerasi Golkar Kalteng untuk Pemilu 2029.

Pos terkait