kaltengpedia.com – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kalimantan Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2025, bursa calon Ketua KNPI mulai memanas. Muhammad Alfian Mawardi, yang saat ini menjabat sebagai Ketua KNPI periode 2021–2024, akan segera mengakhiri masa kepemimpinannya.
Berdasarkan hasil analisa Litbang Kaltengpedia periode 1–7 Agustus 2025, setidaknya terdapat dua tokoh muda yang dinilai memiliki peluang besar untuk memimpin KNPI Kalteng periode mendatang, yakni Muhammad Alfian Mawardi dan Ahmada Dahlan.
Pemantauan yang dilakukan melalui pemberitaan media online dan aktivitas di media sosial menunjukkan bahwa Ahmad Dahlan sementara unggul dengan elektabilitas 53,625%, sedangkan Muhammad Alfian Mawardi berada di angka 46,375%. Selisih 7,25% ini dinilai sebagai hasil dari intensitas Ahmad Dahlan dalam membangun komunikasi politik dengan berbagai elemen pemuda, termasuk organisasi kepemudaan (OKP) dan jaringan komunitas lokal.
Sementara itu, Muhammad Alfian Mawardi masih memiliki basis pendukung yang solid dari periode kepemimpinannya, namun dituntut untuk melakukan manuver politik yang lebih agresif jika ingin merebut kembali dominasi menjelang Musda.
Analisa Litbang Kaltengpedia: 1–7 Agustus 2025
1. Pemberitaan Media Online
-
Total pemberitaan: 27 artikel terkait bursa calon Ketua KNPI Kalteng.
-
Distribusi nama tokoh:
-
Ahmada Dahlan: 16 pemberitaan (59,25%)
-
Muhammad Alfian Mawardi: 11 pemberitaan (40,75%)
-
-
Sentimen berita:
-
Ahmada Dahlan: 12 positif, 3 netral, 1 negatif.
-
Muhammad Alfian Mawardi: 8 positif, 2 netral, 1 negatif.
-
2. Media Sosial
-
Instagram (konten terkait KNPI Kalteng):
-
Total insight: 42.100 tayangan.
-
Ahmada Dahlan: 24.600 tayangan (58,43%)
-
Muhammad Alfian Mawardi: 17.500 tayangan (41,57%)
-
-
Facebook:
-
Total reach: 58.300 akun.
-
Ahmada Dahlan: 33.700 (57,8%)
-
Muhammad Alfian Mawardi: 24.600 (42,2%)
-
-
TikTok:
-
Total views: 73.500 tayangan video.
-
Ahmada Dahlan: 42.800 (58,23%)
-
Muhammad Alfian Mawardi: 30.700 (41,77%)
-
3. Interpretasi Litbang
Kombinasi tingginya eksposur pemberitaan positif dan dominasi interaksi di media sosial mendorong elektabilitas Ahmada Dahlan unggul tipis namun signifikan. Sementara Muhammad Alfian Mawardi memiliki modal elektoral dari jaringan lama, tren interaksi publik menunjukkan Ahmada Dahlan lebih intens membangun komunikasi di ruang digital.






















