Ikuti Format Panitia, Tetap Gugur: Peserta Kalteng Future Leader 2026 Pertanyakan Verifikasi Administrasi

Dok. Ilustrasi

kaltengpedia.com – Proses seleksi administrasi Kalteng Future Leader (KFL) 2026 menuai pertanyaan dari sejumlah peserta. Mereka mengaku mengalami kebingungan terhadap mekanisme verifikasi berkas setelah dinyatakan gugur dua kali dengan alasan yang sama, meski telah melakukan perbaikan sesuai arahan panitia.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan salah satu peserta kepada redaksi, tahapan seleksi administrasi sejak awal disebut tidak berjalan sesuai rundown yang telah diumumkan. Jadwal pengumuman beberapa kali mengalami penundaan, sehingga peserta harus menunggu lebih lama untuk mengetahui hasil verifikasi berkas.

Pada pengumuman administrasi pertama, salah seorang peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat karena surat rekomendasi yang diunggah dianggap tidak sesuai dengan ketentuan. Saat itu, peserta menggunakan surat rekomendasi berkop resmi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan perguruan tinggi asal.

Merasa belum memperoleh penjelasan yang memadai, peserta kemudian menghubungi panitia untuk meminta kepastian mengenai format dokumen yang benar. Berdasarkan keterangan yang diterima peserta, panitia menyampaikan bahwa surat rekomendasi harus menggunakan format yang telah disediakan oleh penyelenggara.

Arahan tersebut kemudian diikuti. Peserta menyusun ulang dokumen rekomendasi sesuai format resmi yang diberikan panitia dan kembali mengunggah berkas sebagaimana diminta dalam proses seleksi administrasi.

Namun, ketika pengumuman administrasi berikutnya diterbitkan, peserta kembali dinyatakan tidak lolos. Alasan yang tercantum tetap sama, yakni surat rekomendasi dinilai tidak sesuai dengan ketentuan.

Keputusan tersebut memunculkan tanda tanya di kalangan peserta. Mereka mengaku telah mengikuti seluruh arahan panitia dalam memperbaiki dokumen, tetapi hasil verifikasi tidak berubah dan tidak disertai penjelasan secara rinci mengenai bagian dokumen yang masih dianggap tidak memenuhi persyaratan.

Peserta yang dinyatakan gugur diketahui merupakan mahasiswa berprestasi dengan rekam jejak akademik dan organisasi yang tidak sedikit. Sejumlah prestasi bahkan telah diraih hingga tingkat nasional. Meski demikian, perjalanan mereka harus terhenti pada tahapan seleksi administrasi di tingkat provinsi.

Para peserta berharap penyelenggara membuka ruang evaluasi terhadap proses verifikasi administrasi agar seluruh tahapan seleksi berjalan secara transparan, objektif, dan memberikan kepastian kepada seluruh peserta.

Mereka juga meminta agar hasil seleksi administrasi dapat ditinjau kembali apabila terdapat kekeliruan dalam proses pemeriksaan dokumen. Menurut mereka, penjelasan yang terbuka mengenai dasar penilaian menjadi bagian penting untuk menjaga kredibilitas program Kalteng Future Leader sebagai ajang pembinaan calon pemimpin muda di Kalimantan Tengah.

Hingga berita ini diterbitkan, tanggapan resmi dari panitia Kalteng Future Leader 2026 masih dinantikan. Klarifikasi tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian atas berbagai informasi yang berkembang terkait proses seleksi administrasi, sekaligus memperjelas mekanisme verifikasi berkas yang diterapkan kepada seluruh peserta. Sebagai program yang bertujuan mencetak calon pemimpin muda Kalimantan Tengah, setiap tahapan seleksi semestinya dilaksanakan secara transparan, objektif, dan konsisten sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Keterbukaan informasi dan kejelasan proses menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik, sekaligus memastikan seluruh peserta memperoleh perlakuan yang adil dan setara dalam setiap tahapan seleksi

Pos terkait