Ini Dia! Daftar Harta Kekayaan Anggota DPR RI Asal Kalimantan Tengah Periode 2024–2029

kaltengpedia.com – Enam wakil rakyat dari Kalimantan Tengah yang terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 telah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK. Laporan ini memberikan gambaran seberapa besar aset pribadi masing-masing legislator yang kini duduk di Senayan. Berikut rangkumannya:

1. Mukhtarudin – Rp17,73 Miliar

Anggota DPR RI dari Dapil Kalteng ini tercatat memiliki kekayaan tertinggi. Ia memiliki sejumlah aset properti di Kotawaringin Barat, Bekasi, dan Jakarta Selatan senilai Rp16,09 miliar, serta kendaraan mewah seperti Toyota Alphard dan Hyundai Ioniq 5.

Bacaan Lainnya

2. Muhammad Syauqie – Rp17,92 Miliar

Politisi muda ini juga memiliki kekayaan fantastis dengan dominasi aset tanah di Palangka Raya dan Pulang Pisau. Ia juga memiliki 12 kendaraan, termasuk Land Cruiser dan Toyota Corolla Altis.

3. Iwan Kurniawan – Rp7,56 Miliar

Sebagian besar kekayaan Iwan berasal dari properti tanah di Palangka Raya dan Kapuas. Ia juga tercatat memiliki mobil Toyota Innova dan aset kas lebih dari Rp2,6 miliar.

4. Sigit K Yunianto – Rp3,64 Miliar

Wakil rakyat ini dikenal aktif di Palangka Raya. Ia melaporkan kepemilikan motor Harley Davidson dan mobil Jeep Wrangler, serta tanah dan bangunan senilai Rp1,2 miliar.

5. Andina Thresia Narang – Rp3,28 Miliar

Andina melaporkan harta berupa tanah dan bangunan hibah di Jakarta Pusat senilai Rp2 miliar serta mobil Kijang Innova hadiah. Kas yang dimilikinya mencapai lebih dari Rp800 juta.

6. Bambang Purwanto – Rp1,45 Miliar

Politisi senior ini tercatat memiliki banyak bidang tanah di Kotawaringin Barat dan Sleman. Harta bergeraknya termasuk mobil Jeep CJ tahun 1980 dan motor Yamaha F1ZR.

Seluruh data kekayaan ini bersumber dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan oleh masing-masing anggota DPR RI melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2024.

Ragam kekayaan anggota DPR RI dari Kalteng menunjukkan latar belakang ekonomi yang kuat. Laporan ini menjadi bagian penting dari transparansi publik dan pengawasan terhadap pejabat negara.

Pos terkait