kaltengpedia.com – Program Petak Itah di SMAN 1 Kota Besi tidak hanya menghadirkan pembelajaran berbasis lingkungan, tetapi juga memperkuat pelestarian budaya lokal.
Melalui keterlibatan orang tua sebagai narasumber, sekolah berhasil menyusun Kamus Bahasa Sampit yang kini telah diterbitkan dalam bentuk cetak maupun digital.
Kepala SMAN 1 Kota Besi, Indah Siswanti, mengatakan orang tua tidak lagi hanya menjadi penerima informasi dari sekolah, tetapi berperan sebagai mitra belajar yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak di bangku sekolah.





















