kaltengpedia.com – Setelah mengunjungi laboratorium, mahasiswa Fakultas Pertanian dan Kehutanan UMPR diajak meninjau screen house aklimatisasi milik BPPBTPH Kalimantan Tengah. Fasilitas ini digunakan untuk menempatkan bibit hasil kultur jaringan sebelum ditanam di lapangan.
Dalam penjelasan yang diberikan tenaga teknis, mahasiswa diperkenalkan pada proses aklimatisasi, yaitu tahapan adaptasi bibit dari lingkungan laboratorium yang steril menuju kondisi lingkungan alami. Tahap ini dinilai sangat penting untuk memastikan bibit mampu tumbuh optimal setelah dipindahkan ke lahan budidaya.
Mahasiswa juga mempelajari bagaimana bibit dikenalkan secara bertahap terhadap perubahan suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya. Pengetahuan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai faktor-faktor yang menentukan keberhasilan perbanyakan tanaman melalui teknologi kultur jaringan.






















