Gubernur Kalteng Terima Aspirasi Buruh di Istana Isen Mulang, Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja

Dok : MMC Kalteng

Kaltengpedia – Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menerima langsung berbagai aspirasi yang disampaikan kalangan buruh dalam forum dialog peringatan Hari Buruh yang digelar di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi terbuka antara pemerintah daerah dan para pekerja untuk membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan yang masih menjadi perhatian bersama.

Dalam dialog tersebut, perwakilan serikat pekerja menyampaikan sejumlah isu strategis, mulai dari peningkatan kesejahteraan buruh, perlindungan tenaga kerja, kepastian hubungan industrial, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi. Aspirasi tersebut diterima langsung oleh Gubernur bersama jajaran perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan pekerja sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, buruh merupakan salah satu pilar utama yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemajuan Kalimantan Tengah.

Ia menilai hubungan yang harmonis antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja harus terus dijaga agar iklim investasi tetap tumbuh tanpa mengabaikan hak-hak tenaga kerja. Karena itu, dialog menjadi sarana penting dalam mencari solusi bersama terhadap berbagai tantangan ketenagakerjaan yang ada.

Selain mendengarkan aspirasi, pemerintah juga mengajak seluruh elemen pekerja untuk terus meningkatkan kompetensi dan produktivitas agar mampu bersaing di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. Peningkatan kualitas tenaga kerja dinilai menjadi salah satu kunci dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Melalui forum dialog Hari Buruh tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap komunikasi yang baik antara pemerintah dan pekerja dapat terus terjalin sehingga berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat diselesaikan secara konstruktif dan memberikan manfaat bagi semua pihak. (Yd/Kalped)

Pos terkait