kaltengpedia.com – Palangka Raya – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Disperindagkop UKM) Kota Palangka Raya merilis perkembangan terbaru harga kebutuhan pokok di Pasar Besar Palangka Raya.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung pada Senin (15/6), mayoritas komoditas pangan terpantau stabil. Namun, fluktuasi harga cukup signifikan terjadi pada sejumlah jenis cabai.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kota Palangka Raya, Fajar Bhakti, mengatakan kenaikan harga tertinggi terjadi pada komoditas cabai merah keriting yang mengalami lonjakan hingga 20 persen.
“Harga cabai merah keriting naik sebesar Rp10.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp50.000 menjadi Rp60.000 per kilogram,” kata Fajar di Palangka Raya.
Selain itu, cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan sebesar Rp10.000 per kilogram atau sekitar 17 persen, dari Rp60.000 menjadi Rp70.000 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai merah besar masih bertahan di angka Rp70.000 per kilogram dan cabai rawit merah tetap berada pada level Rp80.000 per kilogram.
Di luar komoditas cabai, harga bahan pokok penting lainnya terpantau stabil dan pasokan dinilai aman.
Harga beras medium bertahan di Rp14.000 per kilogram, sedangkan beras premium tetap Rp16.800 per kilogram. Untuk beras lokal, Beras Karang Dukuh (Usang) dijual Rp25.000 per kilogram, Beras Mayang (Usang) Rp26.000 per kilogram, Beras Pangkoh IR 42 Rp14.000 per kilogram, dan Beras Siam Pamanukan Rp22.000 per kilogram.
Komoditas lainnya seperti gula pasir juga stabil di harga Rp19.000 per kilogram.
Untuk minyak goreng, Minyakita dijual seharga Rp16.000 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek seperti Bimoli, Sunco, dan Fortune berada pada kisaran Rp22.000 hingga Rp23.000 per liter.
Harga daging sapi murni tercatat Rp140.000 per kilogram, daging ayam ras Rp30.000 per kilogram, dan telur ayam ras tetap Rp29.000 per kilogram.
Adapun komoditas bawang merah bertahan di harga Rp55.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, serta bawang bombai Rp30.000 per kilogram.
Disperindagkop UKM Kota Palangka Raya memastikan akan terus melakukan pemantauan harga secara berkala guna mengantisipasi lonjakan harga yang tidak wajar sekaligus memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat di tengah dinamika harga sejumlah komoditas pangan.
Dengan kondisi pasokan yang masih terkendali, Pemerintah Kota Palangka Raya optimistis stabilitas harga kebutuhan pokok dapat terus terjaga dalam beberapa waktu ke depan. (Yd/Kalped)






















