Pemkab Barsel Perkuat Inovasi Daerah untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Dok : Antara Kalteng News

kaltengpedia.com – Buntok – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) terus memperkuat pengembangan inovasi daerah sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan sosialisasi inovasi daerah yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Barito Selatan, Selasa (26/5). Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam mengikuti ajang Innovative Government Award (IGA) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Barito Selatan, Yoga P. Utomo, mengatakan bahwa pengembangan inovasi daerah merupakan upaya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurut dia, inovasi daerah harus berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan tata kelola pemerintahan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pengembangan inovasi daerah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan melalui berbagai pembaruan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Yoga.

Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan penilaian IGA 2026, pemerintah daerah diwajibkan menginput sedikitnya 12 inovasi, dengan minimal lima inovasi berasal dari sektor pelayanan dasar. Karena itu, diperlukan koordinasi, sinergi, dan komitmen seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar inovasi yang dihasilkan tidak hanya memenuhi indikator penilaian, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Kepala Bapperida Barito Selatan, Jaya Wardana, menambahkan bahwa inovasi daerah tidak selalu berarti menciptakan sesuatu yang sepenuhnya baru. Inovasi juga dapat berupa penyempurnaan layanan, metode kerja, maupun pengembangan sistem yang sudah ada agar lebih efektif dan efisien.

Berdasarkan data indeks inovasi daerah, Barito Selatan menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025, Barito Selatan mencatat nilai indeks sebesar 61,78 dengan total 32 inovasi, meraih predikat “inovatif”, menempati peringkat pertama di Kalimantan Tengah, dan berada di posisi ke-91 secara nasional.

Meski demikian, Pemkab Barito Selatan menargetkan peningkatan capaian pada tahun ini untuk meraih predikat “sangat inovatif”. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong percepatan reformasi birokrasi, memperkuat digitalisasi layanan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, mudah, serta transparan bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi seluruh perangkat daerah dan dukungan para pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan optimistis mampu menghadirkan inovasi yang berkelanjutan dan berdampak langsung terhadap pembangunan daerah. (Yd/Kalped)

Pos terkait