kaltengpedia.com – Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara memastikan penyaluran bantuan seragam dan peralatan sekolah tahap pertama akan dimulai pada 29 Juni 2026 melalui Program Sekolah Inklusif Pintar (SIP Pintar).
Kepastian tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Barito Utara dan Dinas Pendidikan setempat yang membahas kesiapan distribusi bantuan bagi peserta didik menjelang tahun ajaran baru.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Muhammad Iman Topik, mengatakan berbagai persiapan teknis telah dilakukan guna memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tepat waktu.
Saat ini, Dinas Pendidikan masih melakukan finalisasi data penerima bantuan sekaligus memastikan kesiapan penyedia barang agar seluruh proses penyaluran dapat berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Bantuan yang diberikan mencakup seragam sekolah dan sejumlah perlengkapan penunjang kegiatan belajar mengajar bagi peserta didik yang menjadi sasaran program pemerintah daerah,” ujar Iman Topik.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen agar seluruh bantuan dapat diterima siswa sebelum dimulainya kegiatan belajar pada tahun ajaran baru.
Program SIP Pintar merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk meningkatkan akses pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya orang tua siswa dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka. Program ini menyasar peserta didik di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga pendidikan menengah, termasuk sekolah khusus dan pondok pesantren.
Sementara itu, DPRD Barito Utara meminta agar pelaksanaan distribusi bantuan dilakukan secara tepat waktu, tepat sasaran, dan didukung koordinasi yang baik antara Dinas Pendidikan, pihak sekolah, serta penyedia barang.
Anggota Komisi I DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, menilai program tersebut sangat membantu masyarakat, terutama menjelang tahun ajaran baru yang umumnya diiringi peningkatan kebutuhan pendidikan. Ia berharap seluruh tahapan distribusi dapat berjalan tanpa kendala di lapangan.
Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Menurutnya, pemerintah daerah berupaya memastikan tidak ada anak di Barito Utara yang terkendala mengenyam pendidikan akibat keterbatasan biaya kebutuhan sekolah.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, sekolah, dan masyarakat, Program SIP Pintar diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar peserta didik sekaligus mendorong terwujudnya sumber daya manusia Barito Utara yang berkualitas dan berdaya saing. (Yd/Kalped)






















