Barito Utara Tak Luput dari Karhutla, 119,53 Hektare Lahan Terbakar

Dok. Istimewa

kaltengpedia.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SIPONGi) Kementerian Kehutanan, luas karhutla di Barito Utara tercatat mencapai 119,53 hektare sepanjang 2026.

Angka tersebut menjadi bagian dari total luas karhutla di Kalimantan Tengah yang mencapai 7.634,46 hektare pada periode yang sama.

Catatan 119,53 hektare menunjukkan bahwa ancaman karhutla juga terjadi di wilayah Barito Utara. Meski luasannya tidak sebesar sejumlah daerah lain, kebakaran tetap perlu mendapat perhatian karena kondisi lahan kering dan cuaca panas dapat mempercepat penyebaran api.

Karhutla juga berpotensi menimbulkan dampak lebih luas apabila tidak segera ditangani. Selain kerusakan vegetasi dan lingkungan, kebakaran dapat menghasilkan asap yang mengganggu aktivitas masyarakat serta menurunkan kualitas udara.

Karena itu, upaya pencegahan dan deteksi dini menjadi penting. Pemantauan kawasan rawan, patroli lapangan, kesiapan personel dan peralatan, serta respons cepat terhadap laporan masyarakat perlu terus diperkuat.

Masyarakat juga diimbau tidak menggunakan api untuk membuka maupun membersihkan lahan. Setiap kemunculan api sekecil apa pun perlu segera dilaporkan agar dapat ditangani sebelum meluas.

Dengan luas karhutla mencapai 119,53 hektare, Barito Utara masih menghadapi risiko kebakaran yang membutuhkan kewaspadaan berkelanjutan, terutama selama kondisi cuaca kering.

Pos terkait