Kolaborasi Deden Agustiar dan Rangga Lesmana, Pertanian Kalteng Masuki Era Baru

Dok : istimewa

kaltengpedia.com – Di tengah tantangan ketahanan pangan dan regenerasi petani yang semakin mendesak, sinergi antara pemuda dan aparatur sipil negara (ASN) menjadi kekuatan baru dalam pembangunan pertanian. Salah satu inisiatif tersebut datang dari Pemuda Tani Indonesia Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Deden Agustiar Sabran, yang kini menjabat sebagai Ketua Pemuda Tani Kalimantan Tengah, berkolaborasi dengan Plt. Kepala Dinas Kominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, yang juga ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal organisasi ini.

Pemuda Tani Indonesia sendiri merupakan organisasi nasional yang didirikan pada 28 Oktober 1986 di Yogyakarta dan bersekretariat di Gedung Arsip Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI. Organisasi ini berfungsi sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda untuk menjadi pelopor, penggerak, dan pelaku pembangunan pertanian demi terwujudnya masyarakat adil dan makmur, sesuai dengan semangat Pancasila dan UUD 1945.

Dalam sambutannya, Deden Agustiar Sabran menegaskan pentingnya menjadikan pertanian sebagai sektor strategis yang tidak lagi dipandang sebelah mata. “Bertani bukan lagi kerja kasar. Kini, ini adalah ruang strategis yang penuh inovasi, teknologi, dan peluang ekonomi. Pemuda harus ambil bagian dan menjadi pionir,” tegas Deden.

Bacaan Lainnya

Sebagai putra Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, Deden menyadari ekspektasi besar publik terhadap dirinya. Namun ia menegaskan bahwa kepemimpinannya di Pemuda Tani bukan sekadar meneruskan nama besar sang ayah, melainkan upaya konkret menghadirkan solusi bagi regenerasi petani dan peningkatan kesejahteraan pertanian di Kalteng.

Sementara itu, Rangga Lesmana yang kini dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal Pemuda Tani Indonesia Kalteng, merupakan model kolaborasi baru yang harus diperkuat. ASN memiliki jaringan birokrasi dan kemampuan eksekusi kebijakan, sementara pemuda hadir dengan semangat, inovasi, dan jejaring akar rumput. Inilah yang kami padukan demi kemajuan sektor pertanian Kalimantan Tengah.

Pemuda Tani Indonesia sendiri memiliki sejumlah program unggulan, antara lain:

  • Gerakan Regenerasi Petani menjadi Wiratani (Agripreneur)

  • Kampanye “Ayo Bertani” ke sekolah dan kampus

  • Digitalisasi kelembagaan dan sistem pemasaran hasil tani

  • Penguatan kelembagaan dari pusat hingga desa

  • Pendampingan usaha tani pemula dan penguatan bisnis pertanian pemuda

  • Pusat pelatihan dan magang untuk calon wiratani muda

Dengan visi dan program yang progresif, kolaborasi antara kepemimpinan muda Deden Agustiar Sabran dan pengalaman birokrasi Rangga Lesmana diharapkan mampu membawa transformasi nyata dalam pengembangan pertanian berbasis pemuda di Kalimantan Tengah.

Pemuda Tani Indonesia saat ini juga mendapat dukungan moral dan struktural dari tokoh-tokoh nasional seperti H. Prabowo Subianto selaku Ketua Dewan Pembina, serta Dr. Fadli Zon, H. Ahmad Muzani, dan Sufmi Dasco Ahmad sebagai anggota Dewan Pembina.

Kolaborasi ini menandai babak baru pembangunan pertanian di Kalteng yang berpijak pada kekuatan pemuda dan birokrasi yang progresif. Regenerasi petani bukan sekadar slogan, melainkan gerakan kolektif untuk masa depan pangan Indonesia.

Pos terkait