kaltengpedia.com – Buntok – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyiapkan sebanyak 20 ton beras medium sebagai cadangan pangan pemerintah daerah guna mengantisipasi potensi kerawanan pangan dan dampak bencana alam.
Penyediaan cadangan beras tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dengan Perum Bulog Cabang Buntok dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kepala DKPP Barito Selatan, Ida Safitri, mengatakan cadangan beras pemerintah daerah memiliki peran strategis untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat, khususnya saat terjadi kondisi darurat seperti bencana alam maupun gangguan distribusi pangan.
“Kami menindaklanjuti kerja sama antara pemerintah daerah dengan Bulog melalui penyediaan beras medium sebanyak 20 ton sebagai cadangan pangan pemerintah,” ujarnya di Buntok, Rabu (17/6).
Menurut Ida, beras cadangan tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan apabila terjadi keadaan darurat atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kerawanan pangan.
Ia menjelaskan, keberadaan cadangan pangan daerah menjadi langkah antisipatif, terutama menjelang musim kemarau yang berpotensi memengaruhi produksi pertanian dan ketersediaan bahan pangan di sejumlah wilayah. Pemerintah daerah juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi bantuan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Selain untuk menghadapi dampak bencana, penyediaan cadangan pangan juga merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.
DKPP Barito Selatan berharap kerja sama dengan Perum Bulog dapat terus ditingkatkan sehingga kapasitas cadangan pangan daerah dapat diperbesar pada masa mendatang.
Langkah tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan potensi gangguan pasokan pangan.
Melalui penyediaan cadangan beras pemerintah ini, Pemkab Barito Selatan optimistis dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat yang terdampak kerawanan pangan. (Yd/Kalped)






















