kaltengpedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meminta seluruh sektor, baik pemerintah maupun non-pemerintah, memperkuat kolaborasi dalam penyelesaian Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs 2026-2030.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah Syahfiri saat membacakan sambutan Penjabat Sekretaris Daerah pada Workshop Membangun Keterlibatan Aktor Non-Pemerintah dalam Penyusunan RAD TPB/SDGs di Palangka Raya.
Syahfiri menegaskan bahwa keberhasilan pencapaian target pembangunan berkelanjutan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan.
“Saya meminta semua sektor, baik Pemerintah maupun Non-Pemerintah, dapat bekerja sama, berkolaborasi, dan bersinergi dalam menyelesaikan RAD SDGs ini sesuai target. Langkah ini penting demi mengakselerasi percepatan pencapaian target SDGs Nasional menuju sasaran global tahun 2030,” tegasnya.
Ia menilai penyusunan RAD SDGs menjadi instrumen penting untuk memastikan arah pembangunan daerah tetap selaras dengan target nasional dan agenda pembangunan global.
Melalui kolaborasi yang kuat, Kalimantan Tengah diharapkan mampu meningkatkan capaian indikator pembangunan sekaligus mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.






















