kaltengpedia.com– Pembangunan Jalan Lingkar Selatan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, resmi dimulai. Saat ini, proses perbaikan telah memasuki tahap pengecoran menggunakan beton bertulang (rigid pavement) di sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah.
Langkah cepat ini mendapat apresiasi dari Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid. Ia menilai Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, menunjukkan keseriusannya dalam menangani persoalan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami sangat menghargai kepedulian Pak Gubernur terhadap ruas jalan penting ini. Ini bukti nyata perhatian beliau terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Hafid saat diwawancarai, Minggu (17/5/2025).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan, Jalan Lingkar Selatan merupakan akses vital untuk mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Karena itu, perbaikannya harus menjadi prioritas.
Ia juga menyebut bahwa pembangunan jalan ini merupakan realisasi dari janji gubernur kepada masyarakat Kotim, sekaligus bagian dari tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalteng, karena ruas tersebut berada di bawah kewenangan pemprov.
Tak hanya mengapresiasi, Hafid juga mengajak masyarakat turut mengawasi proses pembangunan agar hasilnya benar-benar berkualitas.
“Partisipasi masyarakat sangat penting, agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan tidak terjadi penyimpangan di lapangan,” katanya.
Ia menambahkan, Komisi IV DPRD Kalteng akan terus mengawal dan memantau progres pembangunan hingga selesai, guna memastikan proyek ini tidak berhenti di tengah jalan dan dikerjakan dengan baik.
“Kami di Komisi IV akan mengawasi langsung pelaksanaannya. Jangan sampai kualitasnya diabaikan,” tegas Hafid.
Sebagai penutup, Hafid kembali menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Agustiar Sabran yang dianggap tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah strategis seperti Kotim.
Sebagai penutup, Hafid kembali menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Agustiar Sabran yang dianggap tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah strategis seperti Kotim.
“Pak Gubernur sangat memahami kondisi daerah. Kita patut mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian dan komitmennya,” pungkasnya.






















