Disdik Kotim Kucurkan Rp4 Miliar untuk Rehabilitasi 20-an Sekolah di 2025

Dok :Antara

kaltengpedia.com -Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk program rehabilitasi sekolah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025.

“Untuk tahun ini anggaran rehabilitasi sekolah sekitar Rp4 miliar lebih pada anggaran APBD Murni 2025. Selain itu pada perubahan APBD juga ada kami usulkan, tapi untuk nominalnya kami masih menunggu persetujuan,” kata Kepala Disdik Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Irfansyah di Sampit, Senin.

Tujuannya, kata dia, menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sesuai dengan perkembangan zaman, sehingga sekolah dapat berfungsi optimal sebagai sarana pendidikan dan pembelajaran.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan ada banyak sekolah yang mengusulkan rehabilitasi setiap tahunnya, namun karena keterbatasan anggaran maka program rehabilitasi sekolah ini dilakukan secara bertahap.

Sekolah yang dipilih adalah yang sifatnya mendesak sesuai dengan informasi yang dimasukkan pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Di samping itu pihaknya juga menerima laporan dari sekolah dan hasil reses DPRD setempat.

Adapun anggaran Rp4 miliar tersebut, kata dia, dialokasi untuk rehabilitasi sekitar 15 hingga 17 sekolah jenjang SD dan enam sampai tujuh sekolah jenjang SMP, yang kebanyakan berada di wilayah perkotaan.

“Selain itu sebenarnya ada sekolah lain yang perlu direhabilitasi juga, tapi belum karena kita lakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah kita,” imbuhnya.

Ia melanjutkan sekolah yang menjadi sasaran pun sesuai dengan kewenangan Disdik Kotim yakni mulai dari TK/PAUD, SD dan SMP. Sedangkan SMA berada di bawah kewenangan Disdik Provinsi Kalteng.

Kebanyakan program rehabilitasi sekolah itu merupakan perbaikan ringan, seperti perbaikan plafon, cat dinding yang kusam, jendela, pintu serta lantai yang rusak, tetapi ada juga yang perlu rehabilitasi total.

Di samping APBD Kotim, kata dia, ada sumber dana lain untuk program rehabilitasi sekolah ini yakni Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Namun untuk tahun ini, lanjutnya, Pemkab Kotim tidak kebagian bantuan DAK. Pasalnya, untuk mendapatkan bantuan tersebut Pemkab Kotim harus bersaing dengan daerah lainnya dari seluruh wilayah Indonesia dan pemerintah pusat akan memilih sekolah-sekolah yang diprioritaskan lebih dulu.

Pos terkait