Menanti Ketua Baru HIPMI Kalteng: Politik Keluarga atau Kolaborasi Baru?

kaltengpedia.com – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Tengah, bursa calon ketua baru mulai ramai diperbincangkan. Masa kepemimpinan Deden Wigusto yang dimulai sejak 2022 segera berakhir, dan sejumlah nama mencuat sebagai pengganti.

Kaltengpedia pada 6 April lalu merilis lima kandidat kuat: Zainal Mutaqin, Muhammad Alfian Mawardi, Ahmad Rusdi, Nurhuda Zakaria, dan Axcel Narang. Namun dalam beberapa pekan terakhir, muncul nama baru yang menghebohkan: Tri Bintang Wisgustiar, putra Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran.

Dukungan sang gubernur terhadap anaknya menimbulkan pertanyaan besar: apakah arah HIPMI Kalteng akan ditentukan oleh kekuasaan politik, atau justru memberi ruang lebih luas bagi kolaborasi dan regenerasi pengusaha muda baru di Kalimantan Tengah?

Bacaan Lainnya

Sebagian pihak menilai pengaruh Gubernur Agustiar Sabran sangat mungkin mempengaruhi dinamika Musda, baik secara langsung maupun tidak langsung. Namun di sisi lain, muncul harapan agar HIPMI tetap menjadi organisasi independen yang mengedepankan profesionalisme dan membuka ruang seluas-luasnya bagi pengusaha muda berbakat dari berbagai latar belakang.

Pemilihan ketua HIPMI Kalteng mendatang akan menjadi penentu arah: antara dominasi politik kekeluargaan atau kolaborasi lintas generasi pengusaha muda.

Pos terkait