kaltengpedia.com – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang digencarkan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) disebut-sebut tengah melakukan penggantian seluruh kendaraan dinas pejabat eselon terkait atau kepala dinas menjadi Toyota Fortuner.
Informasi tersebut beredar luas sejak beberapa hari terakhir dan mengundang perhatian publik. Dugaan ini menguat setelah salah satu staf di dinas teknis yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa memang ada kendaraan baru jenis Fortuner yang sudah terlihat di garasi kantornya.
“Iya benar, salah satu unit mobilnya sudah masuk ke garasi dinas, warna hitam. Itu katanya mobil dinas baru untuk kepala dinas,” ujar staf tersebut kepada sejumlah wartawan, Rabu (12/6).
Harga satu unit Toyota Fortuner diperkirakan mencapai sekitar Rp900 juta. Jika benar dilakukan secara menyeluruh untuk puluhan kepala dinas di tingkat provinsi, maka total anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemprov Kalteng, termasuk Biro Umum dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa, belum memberikan keterangan resmi terkait pembelian mobil dinas tersebut maupun alasan penggantiannya.
Kebijakan ini dinilai bertolak belakang dengan imbauan pemerintah pusat untuk melakukan penghematan belanja daerah, terutama untuk pengeluaran yang bersifat non-prioritas, di tengah ketatnya anggaran dan beban subsidi yang meningkat.
Sementara itu, publik juga mempertanyakan nasib kendaraan dinas lama yang sebelumnya digunakan para kepala dinas. Hingga kini belum ada penjelasan apakah kendaraan tersebut akan dilelang, dialihkan ke OPD lain, atau tetap dipakai oleh pejabat lain di lingkungan pemerintah provinsi.






















